Buah Manggis Primadona Ekspor

JAKARTA, BatakIndonesia.com — “Pada siang (26/4/2019) lalu saya mendengar hasil kunjungan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Menteri Luar Negeri, dan Menko Maritim di Tiongkok (Metro TV) telah menyepakati adanya revisi perjanjian dengan membuka Buah Tropis, antara lain manggis, sebagai peluang ekspor dan dipasarkan di Tiongkok,” ujar Ronsen Pasaribu dalam Grup Facebook GerBang FBBI – Gerakan Pembangunan Forum BANGSO BATAK Indonesia pada tanggal yang sama.

Usai menonton tayangan televisi di Metro TV tersebut, Ronsen Pasaribu teringat pada buah manggis di Sigolang. “Teringatlah saya, manggis di Sigolang. Ada dua pohon yang kulihat. Pertama di Kopi Julu, ada dua batang pohon manggis yang sangat lebat dan buahnya banyak. Kedua, di Saba Julu milik keluarga Uda (Paman) B. Pasaribu alm (Bapak Gerhad Pasaribu), ada sebatang manggis lebat,” lanjutnya.

Baca juga: Ekspor Buah ke Tiongkok Diharapkan Dipermudah

Ketika Ronsen Pasaribu melihat ada peluang terbuka untuk ekpor buah-buah tropis ke Tiongkok, maka ia mengajak masyarakat Indonesia yang tanahnya beriklim tropis untuk menanam manggis, khususnya masyarakat Batak di bonapasogit yang subur untuk pertumbuhan pohon manggis. “Ayo tanam pohon Manggis di Sigolang sebanyak-banyaknya, mungkin bisa 1.000-2000 pohon, karena cocok menanam manggis di desa kita,” ajaknya penuh semangat.

Bahkan lebih semangat lagi, Ketua Umum Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) ini memotivasi generasi milenial muda untuk menanam manggis. “Tanpa dipupuk aja bisa tumbuh besar, apalagi kita pupuk? Pohon manggis adalah tumbuhan yang tidak banyak butuh energi (red.: kerja yang berat) dan perawatan. Ayo adik-adik generasi milinial saatnya tanam manggis,” pungkas pemerhati bonapasogit ini.

Sumber wacana: Dr Ronsen Pasaribu, S.H, MM (Ketum FBBI)
Editor: Boy Tonggor Siahaan

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *