Emil Salim: T.B. Simatupang, Sosok Cerdas, Pejuang yang Teguh, dan Berintegritas

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Pada kesempatan mengenang 100 Tahun TB Simatupang (28 Januari 1920 – 28 Januari 2020), hadir Prof Dr Emil Salim, M.A (mantan menteri di era Soeharto) menyampaikan sambutannya. Acara tersebut berlangsung di Grha Oikoumene, Jalan Salemba Raya 10, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

“Jika seseorang telah meninggal dan mengenang dirinya pada 100 tahun, . Apa yang sebaiknya kita ingat dari dan tentang beliau? Saya tertarik pada beberapa ciri dari TB Simatupang yang ingin saya ungkapkan di sini,” ujar Emil.

Berikut penuturan Emil Salim dalam mengenang 100 tahun TB Simatupang.

TB Simatupang adalah sosok yang cerdas. Dia tamat sekolah menengah sampai ke Koninlijke Militaire Academie (KMA). Sangat sulit bagi pribumi masuk KMA karena ketat seleksinya. Beberapa di antaranya A.H. Nasution, Alex Kawilarang, dan Rahmat Kartakusuma. Berkat kecerdasannya, Pak Sim (demikian sapaan akrab TB Simatupang) ketika Muhammad Hatta mengadakan rasionalisasi Angkatan Bersenjata, karirnya melejit menjadi Pimpinan ABRI/TNI. Ia bahkan menggantikan Jendral Sudirman setelah wafat.

Pada awal 1950an, TB Simatupang adalah pejuang yang teguh. Dia dan A. H. Nasution menumpas pemberontakan Darul Islam, Andi Aziz, dan Westerling. Pemberontakan tersebut mengacaukan Republik Indonesia yang belum lama merdeka. Dalam keadaan demikian tumpuan harapan untuk republik adalah hanya pada Tentara Nasional Indonesia yang ketika itu dipimpin TB Simatupang.

Berhadapan dengan tokoh-tokoh besar seperti Presiden Soekarno, Hamengku Buwono IX, dan sebagainya, adalah hal yang membutuhkan integritas. TB Simatupang mampu menjaga dan memelihara integritasnya sebagai manusia, apalagi dia berada pada lingkar kekuasaan yang mana dapat tergoda untuk memanfaatkan kekuasaan tersebut untuk kepentingan pribadi. Namun TB Simatupang tegar berdiri menegakkan integritasnya bahwa sebagai warga sipil harus berada di atas militer. Meskipun dia berpakaian Jenderal, dia tetap hormat kepada Bung Karno sebagai pemimpin sipil RI. Dominasi kekuasaan sipil hidup di dalam diri beliau, meskipun beliau adalah tokoh pemimpin militer.

Sejarah mencatat walaupun jabatannya sebagai KSAP dihapus di masa setelah peristiwa pemberontakan itu, TB Simatupang tidak berada pada posisi di hirarki TNI, termasuk sahabatnya A.H. Nasution diberhentikan. TB Simatupang tetap memiliki prinsip kuat dan memegang teguh integritasnya. Dia meninggalkan jabatan yang tinggi tanpa rasa dendam, menjadi penasehat militer dan mengangkhiri tugasnya di militer secara terhormat tanpa dendam apa-apa. The integrity of the man, dia tidak mengejar kekuasaan akan pangkat dan kedudukan.

Berhenti karirnya di militer, TB Simatupang melanjutkan perannya di bidang keagamaan. Dia pernah menjabat sebagai salah satu ketua di Dewan Gereja-gereja di Indonesia (DGI, kini PGI). Peran berikutnya naik menjadi Presiden di Dewan Gereja-gereja Asia (CCA), dan bahkan pernah menjadi Presiden di Persekutuan Gereja-gereja se-Dunia (CCI). Penghormatan kepada putera Indonesia dari gereja-gereja seluruh dunia adalah penghormatan kepada TB Simatupang sebagai manusia yang berintegritas, dan pejuang yang berkarakter.

Melalui TB Simatupang, kita belajar banyak. Kegigihannya dalam studi mengingatkan kita agar terus belajar tanpa henti. Kita belajar bukan untuk menjadi kaya dan berkuasa, tetapi memiliki karakter berintegritas dan berjiwa besar untuk bangsa dan negara. Beliau adalah pelopor berdirinya Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Sekolah Tinggi Manajemen (PPM) di Jakarta.

“Kalau kita memperingati 100th Tahi Bonar Simatupang, saya menarik pelajaran penting menjadikan diri kita manusia yang cerdas, pejuang berintegritas, dan pejuang kesejahteraan bangsa dan tanah air. Semoga contoh yang beliau tunjukkan bisa bergema di hati kita masing-masing,” tutur Emil Salim mengakhiri sambutannya.

Penulis: Jhohannes Marbun
Editor: Boy Tonggor Siahaan

BACA:  Gereja Batak Masa Depan & Masa Depan Gereja Batak

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *