Pesan Jokowi ke Mensos Juliari Batubara, Tekan Angka Kemiskinan di Bawah 9 Persen

Mensos Juliari P. Batubara (kanan) dalam Acara Serah Terima Jabatan dari Agus Gumiwang Kartasasmita.(foto ist)

JAKARTA, BatakIndonesia.com

Nama Juliari Peter Batubara yang akrab disapa Ari Batubara, nyaris tak ramai disebut-sebut dalam bursa calon Menteri pada hari-hari menjelang pelantikan.

Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan nama Juliari Batubara sebagai salah satu menterinya di Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, pada Rabu 23 Oktober 2019 lalu. Dia dipercaya untuk menempati posisi Menteri Sosial.

Juliari Batubara menggantikan pendahulunya, Agus Gumiwang Kartasasmita. Juliari ditugaskan Presiden Jokowi, untuk menekan angka kemiskinan di bawah 9 persen.

“Tahun 2019 kan tinggal dua bulan lagi ya. Untuk sementara kita akan melanjutkan program yang ada karena saya kira saya program Kemensos seperti PKH dan BPNT sudah berjalan baik. Jadi kita akan fokus pada bagaimana penyerapan anggaran sampai akhir tahun agar realisasinya bagus dan tepat sasaran,” kata Mensos Juliari, usai serah terima jabatan dengan Agus Gumiwang Kartasasmita, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta,  seperti dirilis Humas Kemensos Jumat (25/10/2019).

Mensos Juliari memastikan, tidak akan ada program baru dalam dua bulan ke depan. “Namun memang tetap harus ada kepastian, bahwa anggaran yang ada dibelanjakan dengan tepat sasaran. Jadi tidak sekedar habis begitu saja,” kata Mensos.

Diketahui, tahun 2020, Kemensos berada di posisi 5 besar kementerian dengan alokasi pagu indikatif terbesar di RAPBN 2019, yakni Rp62,8 triliun serta realisasi tertinggi, atau meningkat dibandingkan dengaan anggaran belanja tahun 2019 sebesar Rp57,2 triliun.

“Ya anggaran Kemensos ini wajar cukup besar. Sebab, memang untuk mendukung program pemerintah pada aspek pembangunan sumber daya manusia unggul sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo,” kata Mensos.

Di lain pihak, Mensos juga memastikan akan tetap memberikan perhatian terhadap penanganan masyarakat yang terdampak oleh bencana, sejalan dengan pesan Presiden Jokowi terhadap dirinya.

“Saya kira soal penanganan bencana sudah pasti akan kami teruskan. Itu sudah given (semestinya) ya,” katanya.

Yang tidak kalah penting, Mensos juga memastikan akan mengawal pesan Presiden Jokowi untuk terus menekan angka kemiskinan, sampai di bawah 9 persen.

“Ya kita akan terus bekerja untuk menurunkan angka kemiskinan sampai di bawah 9 persen. Saya kira ini tidak mudah, namun akan tercatat dalam sejarah bila bisa diwujudkan,” kata Mensos.

Sementara Agus Gumiwang Kartasasmita yang kini menjabat sebagai Menteri Perindustrian mengatakan keyakinannya  keyakinannya, bahwa Mensos Juliari akan bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya tidak asing dengan Mas Ari (Juliari Batubara). Beliau berteman baik dengan saya. Saya yakin beliau bisa lebih sukses dari saya,” kata Agus.

Acara serah terima dihadiri para pejabat tinggi pratama dan pejabat tinggi madya, para pejabat struktural dan fungsional, di lingkungan Kementerian Sosial.

Tampak hadir Sekretaris Jenderal Hartono Laras, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, dan Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial Syahabuddin. Hadir pula sejumlah Staf Ahli Menteri termasuk Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W Manalu.

Kemudian juga para mitra kerja Kemensos, di antara Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara), Unicef, MicroSave, anggota Komisi VIII.

Sebelumnya, Juliari juga mengatakan siap mundur sebagai anggota DPR jika dirinya dipilih oleh Jokowi untuk menjadi Menteri di pemerintahan Jokowi Jilid II.

“Saya harus mundur, tapi nanti akan diserahkan ke partai, siapa yang akan menggantikan,” tambahnya.

Diketahui, di Komisi VI DPR RI, mengurusi soal Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Standarisasi Nasional.

Profil Mensos Juliari Peter Batubara

Juliari (Ari) Batubara dikenal sebagai politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia sempat menjabat sebagai anggota DPR dalam dua periode masa jabatan untuk daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah I.

Posisi politiknya dalam partai berlambang kepala banteng, Ari menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum pada periode 2019-2024.

Dia juga pernah menjadi Ketua IV Pemberdayaan Usaha dan Masyarakat PB PERBASI (Persatuan Bola Basket Seluruh Indpnesia) pada tahun 2002-2004. Selain itu, Juliari Batubara pernah pula menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) pada tahun 2003-2011.

Lahir di Jakarta pada 22 Juli 1972. Dia resmi dilantik sebagai Menteri Sosial ke-30, menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Agus Gumiwang Kartasasmita.

Bicara soal pendidikan, Juliari menyelesaikan SD dan SMP-nya di St Franciscus Asisi, Tebet, Jakarta dari tahun 1979 hingga 1988. Sedangkan pada masa SMA, dirinya memilih bersekolah di SMAN 8 Tebet Jakarta dari tahun 1988-1991.

Juliari juga merupakan lulusan Riverside City College dan Chapman University, California, Amerika Serikat.

Pria yang kini genap berumur 47 tahun itu juga sempat dikenal sebagai pebisnis ulung. Hal tersebut dibuktikan dengan menduduki sejumlah jabatan penting di beberapa perusahaan. Di antaranya PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, PT Arlinto Perkasa Buana, PT Bwana Energy, dan PT Tridaya Mandiri.

Dirinya juga sempat menjadi Ketua Yayasan Pendidikan Menengah 17 Agustus 1945 tahun 2003-2014, Ketua Biro Promosi dan Pemasaran KONI Pusat tahun 2007-2011. Sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Akses Informasi Peluang Bisnis-Bidang UMKM KADIN pada 2009-2010.

Pada tahun 2007, Juliari juga menjadi Ketua Harian Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia (ASPELINDO) hingga 2014 dan menjadi Anggota Dewan Penasehat Masyarakat Pelumas Indonesia (MASPI) tahun 2008-2014. DANS

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *