FBBI Makin Merambah Dunia Digital Melalui RAPIMNAS dan MUNAS II

FBBI Makin Merambah Dunia Digital Melalui RAPIMNAS dan MUNAS II

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Kita tidak dapat lagi menghindar dari dunia digital karena kita sudah dikepung dunia digital. Karena itulah, FBBI (Forum Bangso Batak Indonesia) merambah ke dunia digital pada platform organisasinya dalam memberdayakan masyarakat di bonapasogit.

Di akhir tahun 2020 lalu, FBBI sudah mempersiapkan rencana RAPIMNAS (Rapat Pimpinan Nasional) dan MUNAS (Musyawarah Nasional) II melalui rapat secara virtual (daring). RAPIMNAS dan MUNAS II FBBI pada Sabtu (6/2/2021) akan digelar secara daring (dalam jaringan) dan dikombinasi dengan kehadiran langsung (on site). Pelaksanaan secara virtual dan on site inilah yang disebut hybride.

“Bisa jadi, keberanian ini dipaksa situasi. Satu sisi kita cinta FBBI. Sisi lain, tugas layanan FBBI identik dengan Indonesia, yaitu bonapasogit dan di mana pun orang Batak berada,” tutur Ronsen Pasaribu kepada Batak Indonesia, Selasa (29/12/2020).

Terkait RAPIMNAS, Ronsen berkata: “Rapat Pimpinan Nasional mengambil keputusan strategis. Kita mencoba melihat lagi aturan yang relevan atau aturan yang menghambat. Bila masih ada yang kosong, kita perlu atur di RAPIMNAS ini. Bahkan AD/ART bisa dievaluasi oleh seluruh anggotanya.”

“Yang menarik pada RAPIMNAS ini, yaitu momentum untuk memperjelas posisi strategis apa yang akan diusung oleh FBBI di tengah menjamurnya Ormas Batak dengan visi yang mirip semua bermuara pada Orang Batak di semua Puak,” lanjut Ketum FBBI ini.

“FBBI memperjelas posisinya sebagai ormas terdepan dalam keikutsertaan memajukan kehidupan orang Batak di bonapasogit dan di mana pun orang Batak berada. Visi ini tentu sedikit banyak beririsan dengan Pemerintah setempat. Itu makanya posisinya bermitra,” ungkap Ronsen.

Dua Strategi FBBI

Pertanyaan besarnya, bagaimana mewujudkan kemajuan kehidupan masyarakat di bonapasogit dan di tempat di mana ia berada?

Ada dua strategi FBBI, yaitu: 

Pertama, FBBI sebagai Bapak Angkat, yang berfungai sebagai inisiator, motivator, fasilitator, atau apa yang disebut “Pemberdayaan Masyarakat”.

Dalam mengeksekusi Pemberdayaan Masyarakat ini, FBBI menempuh strategi pendekatan kelembagaan dengan mengoptimalkan Publikasi Online “Batak Indonesia”. Pendekatan Kelembagaan mitra pemerintah dengan menyalurkan bantuan-bantuan yang tersedia ke masyarakat, di mana FBBI sebagai endors.

Kedua, pendekatan Bermitra dengan Badan Hukum PT. ISM, yang sedang berjalan di Humbahas dengan kerjasama Kelompok Masyarakat mengelola tanah milik masyarakat 1 Hektar.

Dua strategi FBBI ini akan ditingkatkan dengan memperkuat penggunaan teknologi informasi (IT) di dunia digital. Langkah awalnya akan dibicarakan secara mendalam pada RAPIMNAS dan MUNAS II FBBI. (BTS dan RP)

BACA:  HUT Ke-4 FBBI: Di mana Ada Kemauan di Situ Ada Jalan

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *