Hati-hati…Penipu via WhatsApp Memperalat Profil Orang Lain, Makin Merajalela

Foto: Nomor HP Penipu yang memperalat profil Ronsen Pasaribu (kiri & tengah), dan setelah diunggah di facebook Gerbang FBBI, profil langsung hilang (kanan)

JAKARTA, BatakIndonesia.com

Untuk yang kesekian kalinya, para penipu lewat WhatsApp (WA) dengan menggunakan profil orang lain, makin marak dan merajalela.

Canggihnya lagi, sang penipu bisa menyesuaikan atau mengikuti alur komunikasi yang rapih, seperti gaya komunikasi profil yang diperalat, terhadap korbannya. Termasuk sebutan atau panggilan sehari-hari oang yang diperalat terhadap korbannya.

Herannya lagi, setelah melakukan upaya penipuan terhadap yang lain, si penipu menghubungi lagi orang yang profilnya diperalat, untuk menawarkan lelang mobil di salah satu instansi Pemerintah. Luar biasa nekadnya sang penipu.

Kali ini, Advenses Pasaribu, Ketua Perwakilan DPP Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) Timur Tengah, yang saat kejadian sedang berada di Abu Dhabi, menjadi sasaran penipu dengan menggunakan nomor +62 812-6465-9721. Nomor sang penipu menggunakan profil Ketua Umum DPP FBBI, Dr. Ronsen Mangaratua Pasaribu, SH., MM, yang kebetulan masih ada hubungan saudara dengan Advenses Pasaribu, di mana Advenses memanggil abang kepada Ronsen, dan Ronsen biasa memanggi Advenses dengan sebutan anggi (adik).

Berikut ini, laporan Advenses Pasaribu, dari Abu Dhabi, yang menceritakan kronologis komunikasinya dengan sang penipu, yang diterima redaksi batakindonesia.com, Senin malam (08/06/2020) via WA.

Dalam situasi pandemik Covid-19, Corona virus saat ini, di pagi yang indah hari ini 08 Juni 2020, aku (Advenses) bangun pagi menyiapkan sarapan goreng singkong plus jus jeruk peras. Selepas melakukan ibadah singkat setiap pagi, aku menyantap sepotong goreng singkong tadi yang masih hangat tersaji di atas nampan di meja komputerku. Tiba-tiba aku dikejutkan sebuah miss call dari WA.

Aku tidak menjawab panggilan tersebut sebab karena langsung mati. Bukan karena tidak ingin menjawab, tetapi karena panggilan suara dari WA di Abu Dhabi sini memang di blok kalau tidak bayar. Karena penasaran, ada panggilan suara saat masih pagi, maka aku membuka pesan di WA di HP-ku, sangat jelas terlihat bahwa foto profile yang menelepon saya sangat saya kenal.

Kemudian saya membuka ada pesan japri seperti di bawah ini, dan kami pun memulai komunikasi.

[6/8, 08:05] +62 812-6465-9721: Horas…🙏

[6/8, 08:05] +62 812-6465-9721: Selamat siang anggi..

[6/8, 08:06] advendes@pasaribu: Horas, selamat pagi bang

[6/8, 08:07] +62 812-6465-9721: Boa kabar anggi..

[6/8, 08:07] advendes@pasaribu: Puji Tuhan sehat bang

[6/8, 08:07] +62 812-6465-9721: Amin..😊

[6/8, 08:07] +62 812-6465-9721: Na lagi didia halak anggi..

[6/8, 08:07] +62 812-6465-9721: Na lagi sibuk do halak anggi..?

[6/8, 08:08] advendes@pasaribu: Daong

[6/8, 08:13] +62 812-6465-9721: On adong informasi menarik lao abang passahat tu anggi..

>>>

Saya (Advenses) sangat mengenal siapa orang dalam foto profile. Karena saya sangat mengenalnya maka saya tahu persis gaya bahasa, apa lagi suara beliau. Pada teks: “On adong informasi menarik lao abang passahat tu anggi..” (Ada informasi menarik yang ingin abang sampaikan kepada adik). Ini, saya langsung curiga bahwa yang berkomunikasi dengan saya bukanlah Ketum FBBI, Ronsen Mangaratua Pasaribu.

<<<<<<

[6/8, 08:13] +62 812-6465-9721: Siapa tau adong minat anggi manang keluarga..

[6/8, 08:14] +62 812-6465-9721: Mumpung abang di acara on anggi..

[6/8, 08:14] advendes@pasaribu: Aha i bang?

[6/8, 08:16] +62 812-6465-9721: On abang ketepatan dapot undangan sian kantor pihak bank bri lao menghadiri acara pra lelang..Jadi adong bonus bonusan akka unit unit kendaraan sepeda motor dohot mobil baru baru…

Siapa tau adong rencana anggi manang keluarga..Mumpung harga na murah murah..On abang kirim list dohot daftar harga na anggi..

[6/8, 08:16] +62 812-6465-9721: Akka keseluruan unit na baru baru dan boi di cicil 0% tanpa bunga..

>>>>

Pada momen pembicaraan ini, kecurigaan saya semakin besar, maka saya berinisiatif menghubungi pak Ronsen Pasaribu menggunakan WA apps untuk memperoleh jawaban atas kecurigaan saya, sambil berkomunikasi dengan suspek penipu saya langsung japri seperti berikut:

[6/8, 08:16] advendes@pasaribu: Horas bang.. aha kabar?

[6/8, 08:19] Mangaratua FBBI: Horas anggi. Ngamalum be sahithui. Asam.urat do hape. Nangpe.7.02

[6/8, 08:19] Mangaratua FBBI: Nga hu balbal obat asa boi.mardalan.

[6/8, 08:19] Mangaratua FBBI: Ngaboi be hami haluar haluar curi-curi

[6/8, 08:20] advendes@pasaribu: Adong no WA ni abang na baru?

[6/8, 08:20] Mangaratua FBBI: Daong?

[6/8, 08:20] Mangaratua FBBI: Sada ondo

Jadi sangat jelas bahwa ketum FBBI pak Ronsen Pasaribu tidak sedang menggunakan nomor WA yang baru sebab pengakuan beliau hanya menggunakan satu akun WA yang selama ini sudah saya kenal <<<<<

Daftar List Harga mobil dan contoh mobil lelangan yang ditawarkan penipu
Daftar List Harga mobil dan contoh mobil lelangan yang ditawarkan penipu

Kemudian saya masih melayani komunikasi dengan suspek penipu………

[6/8, 08:16] +62 812-6465-9721: Abang pe mambuat unit mobil dison anggi…

[6/8, 08:17] +62 812-6465-9721: I unit na abang buat anggi..

Mar Dp 10% sian harga..Cicilan selama 5 tahun tanpa bunga..

[6/8, 08:18] +62 812-6465-9721: Molo pembayaran na i mengalir ke pihak perbendaharaan kantor anggi..

I kan nga adong 4 bank na tersedia..Adong Bca..Mandiri..Bri..Bni..

[6/8, 08:19] advendes@pasaribu: Atas nama?

>>>>>>

Saya berusaha menjebak dengan bertanya rekening bank yang diberikan atas nama siapa?

>>>>>

[6/8, 08:19] +62 812-6465-9721: Sekirana adong minat manang rencana anggi manang keluarga..?

Asa abang bantu dison proses na..Molo Dp mobil 10% sahat 30% sian harga..Molo Dp sepeda motor 30% sahat 50% sian harga…

[6/8, 08:20] +62 812-6465-9721: Atas nama peminat anggi..

[6/8, 08:20] +62 812-6465-9721: Sekirana kendaraan aha do di minati halak anggi..Mobil manang sepeda motor..? Asa abang fotohon unit na dison..

[6/8, 08:23] advendes@pasaribu: Rekening bank do atas nama ise?

[6/8, 08:25] +62 812-6465-9721: Rekening atas nama bendahara anggi..

>>>>>>

Jawaban rekening atas nama bendahara. Bendahara siapa?

Di atas dijawab [6/8, 08:18] +62 812-6465-9721: Molo pembayaran na i mengalir ke pihak perbendaharaan kantor anggi..

Apakah bendahara secara individu? Bukankah atas nama Bendahara kantornya?

<<<<<<<<

[6/8, 08:25] advendes@pasaribu: Bah, nangkin atasnama kantor

[6/8, 08:26] +62 812-6465-9721: Oloh atas nama bendahara kantor anggi

[6/8, 08:26] advendes@pasaribu: Pardia do abang?

>>>>>>

Saya tidak mau memperpanjang pembicaraan maka saya memulai bertanya tentang pribadi suspek penipu ini.

<<<<<<

[6/8, 08:27] +62 812-6465-9721: Na par jakarta..

[6/8, 08:28] advendes@pasaribu: Huta ni abang do didia?

[6/8, 08:29] +62 812-6465-9721: Bahhh..🤔. Boasa gabe songon pertanyaan mu tu abang..?

[6/8, 08:29] +62 812-6465-9721: Na sangsi do anggi tu abang..

[6/8, 08:29] +62 812-6465-9721: Hera asing asing sadari on anggi..

>>>>>>

Pada momen ini, saya posting masalah ini di grup FB Gerbang FBBI sebagai peringatan kepada seluruh jajaran FBBI dan anggotanya agar jangan sampai kena tipu, berikut link postingan di grup FB Gerbang FBBI:

https://m.facebook.com/groups/108250496327191?view=permalink&id=869133666905533

<<<<<<

[6/8, 08:30] +62 812-6465-9721: Na abang tanyak..Adong minat nie anggi manang keluarga..Molo adong abang bantu di son..

[6/8, 08:31] +62 812-6465-9721: Unang gabe partuturan di sukkun ni anggi..

[6/8, 08:31] +62 812-6465-9721: Paham do..

>>>>

Komunikasi berhenti sampai di sini karena saya screen shot postingan grup FB Gerbang FBBI ke penipu tidak lebih dari semenit maka foto profile langsung dihapus.

Berhati-hatilah terhadap penipu. Jangan tergiur kepada penawaran yang seolah-olah sangat menguntungkan karena harga murah yang ditawarkan.

Akhir kata, Salam sehat. Jayalah Bangso Batak. Demikian laporan dari Advendes Pasaribu (Perwakilan FBBI – Timur Tengah).

Sementara itu, ketika dikonfirmasi perihal tersebut ke Ketua Umum FBBI, Ronsen Pasaribu, yang foto profilnya digunakan sang penipu, ternyata penipu tersebut juga menghubunginya.

“Saya dua kali ditelpon yang bersangkutan. Kupikir kawan, eh.. lama-lama bicara mobil. Langsung saya matikan. Rupanya fotoku dipakai nomornya yang bersangkutan,” ungkap Ronsen via WA, Senin malam (08/06/2020) di Jakarta.

Ronsen juga merasa aneh, karena sang penipu tahu bagaimana dialeg kekeluargaan dengan Advenses dan menirunya.

“Kenapa dia bisa tahu pembicaraan di WAG ku ya? Sementara Akunku aman-aman saja. Apa ini yang disebut cloning ya?” kata Ronsen rada curiga.

Menurut dugaannya, sang penipu bisa jadi sesama anggota FBBI di facebook Gerbang FBBI. Sebab, agak mengetahui cara penyebutan dan pola komunikasi.

“Saat Advendses memuat berita penipuan di Gerbang FBBI, sekejap foto Ketum hilang,” tambahnya.

Kejadian serupa juga pernah dialami oleh para anggota DPP FBBI lainnya beberapa waktu lalu, seperti dialami: Dr. Ir. Mangasi Panjaitan, ME; Danny PH Siagian, SE., MM; Djalan Sihombing, SH; Feber Manalu, dan lain-lain. Mereka memberi aba-aba di WA Group dan Facebooknya, bahwa jika ada yang minta uang atau lelang mobil, itu berarti bukanlah mereka. Namun hingga kini aparat kepolisian maupun cyber, belum bisa memberantasnya.

Sebab itu, masyarakat dihimbau agar benar-benar berhati-hati dan harus jeli serta cermat, bilamana ada komunikasi WA dari teman atau saudara, khususnya yang menggunakan nomor baru, maupun nomor WA sebelumnya yang sangat mungkin di-hack atau dikloning. DANS

BACA:  Patuhi Aturan PSBB, Pimpinan DPR Tak Gelar Open House Idulfitri

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *