Keluarga Besar Pomparan Ompu Tiar Tampubolon se-Indonesia dan Mancanegara, Rayakan Natal 2020 Secara Virtual

Keluarga Besar Pomparan Ompu Tiar Tampubolon se-Indonesia dan Mancanegara, Rayakan Natal 2020 Secara Virtual

Foto: Para Pembawa Acara, Ketua, dan peserta Natal Keluarga Besar POTT

JAKARTA, BatakIndonesia.com

Keluarga Besar Pomparan Ompu Tiar Tampubolon (POTT) se-Indonesia dan Mancanegara, menyatu dalam Perayaan Natal 2020 secara virtual (zoom meeting), pada hari Rabu, 30 Desember 2020, pukul 19.30-22.10 WIB.

Kendati dalam suasana pandemi Covid-19, perayaan Natal tersebut tetap dapat berlangsung penuh makna, mengingat kelahiran Yesus sang Penebus memiliki momentum penting bagi umat Kristiani. Tema yang dipilih adalah: “Bersinar di Masa Pandemi”.

Keluarga Besar Pomparan Ompu Tiar Tampubolon se-Indonesia dan Mancanegara, Rayakan Natal 2020 Secara Virtual
Foto: Cucu Ompu Tiar (kiri)-Jakarta, dan Cicit (tengah dan kanan) di Perancis dan  Amerika

Para peserta Natal Keluarga Besar POTT yang mengikuti acara, sebanyak 52 orang, dari berbagai wilayah seperti dari: Tarutung; Pematang Siantar; Medan; Pekanbaru; Jakarta; Bekasi; Tangerang; Depok; Bandung; Semarang; Malang; Bali dan Pontianak. Sedangkan ucapan Natal datang dari cicit Ompu Tiar, yang sedang kuliah di Amerika (Gok Asi br. Sitinjak) dan di Perancis (Sarah br. Siagian).

Khotbah dibawakan Pdt. Basa Rohana Hutabarat, S.Th., M.Min (cucu Ompu Tiar Tampubolon), yang tak lain adalah isteri dari Pdt. Dr. Martongo Sitinjak, M.Th (calon Ephorus HKBP 2020-2024) yang baru saja tampil di Sinode Godang 65 HKBP, awal Desember 2020 lalu, bersama Pdt. Dr. Robinson Butar-butar, M.A (Ephorus Terpilih).

Keluarga Besar Pomparan Ompu Tiar Tampubolon se-Indonesia dan Mancanegara, Rayakan Natal 2020 Secara Virtual
Foto: Alm. Ompu Tiar, S.M Tampubolon dan Emma br Simanjuntak

Dalam khotbahnya, Pdt. Basa Hutabarat mengatakan, kiranya seluruh pomparan (keturunan) POTT tetap bersinar dan selalu dimampukan Tuhan dalam menjalani masa-masa sulit di masa pandemi Covid-19. Harapannya, keluarga-keluarga POTT dimanapun berada, agar tetap tabah dan kuat, dalam menyongsong tahun baru 2021.

Acara dipandu MC, Danny PH Siagian, SE., MM (cucu Ompu Tiar) dari Bekasi, dan Uluan (Pemimpin Ibadah), St. Jhonny Hutabarat dari Medan, dan khotbah Pdt. Basa Rohana Hutabarat dari posisinya di Tarutung.

BACA:  HKBP Menyambut Era Baru 'Kawasan Wisata Danau Toba'

Acara ibadah diisi dengan lagu rohani bahasa Indonesia dan bahasa Batak, liturgi keluarga (anak) Tampubolon dan keluarga boru Tampubolon dari berbagai wilayah, dengan masing-masing liturgi berbahasa Batak, Indonesia dan Inggris. Ibadah diisi dengan deklamasi dari Gracia br. Sibarani (Depok); persembahan lagu masing-masing dari: Gabriella Siagian, S.Hum (Semarang); duet Ghea Deasy Siagian, SH dan Garry Siagian (Bekasi); dan Lusy br. Tampubolon (Bekasi).

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan Acara Umum berupa Laporan dan Sambutan-sambutan. Laporan inisiator acara disampaikan Danny PH Siagian, yang dalam ungkapannya sangat bersyukur pada Tuhan, karena keluarga besar POTT merespons dengan baik, dan akhirnya pelaksaannya terwujud, kendati hanya dipersiapkan dalam satu minggu lebih.

Keluarga Besar Pomparan Ompu Tiar Tampubolon se-Indonesia dan Mancanegara, Rayakan Natal 2020 Secara Virtual
Foto: Temu Kangen POTT 2016 pertama kali, di Mega Mendung, Jawa Barat, sekaligus pembentukan Organisasi Perkumpulan POTT dan Pemilihan Pengurus 

Sambutan-sambutan disampaikan dari perwakilan-perwakilan antara lain dari bere ni Tampubolon (cucu Op. Tiar) oleh Pieter Sirait; mewakili cucu, oleh cucu panggoaran (penamaan) Tiar br. Tampubolon/ Siagian (usia 79 tahun); dari jajaran anak sekaligus Ketua Umum POTT se-Indonesia, Samuel Tampubolon, S.Sos (Bandung). Acara diselingi nyanyian dari: dr. Ulima Limbong (yang pada Natal 2019 lalu bernyanyi dengan groupnya di hadapan Presiden Jokowi); Dhania Tinambunan (cucu dari Tiar Tampubolon/ Siagian); Mindo Siagian (cucu Op. Tiar/Jakarta).

Sebagai informasi, Ompu Tiar Tampubolon bernama Simeon Mangaraja (S.M) Tampubolon, yang menikah dengan Emma br. Simanjuntak, dan berdomisili di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Alm. S.M Tampubolon memiliki 2 (dua) anak laki-laki, dan 8 (delapan) anak perempuan serta puluhan cucu.

Semasa hidupnya di masa penjajahan Belanda tahun 1920-an di Pematang Siantar, SM Tampubolon (Ompu Tiar Tampubolon) dikenal dengan nama populer ‘Tampubolon par Jagal Aili’. Nama tersebut disematkan orang-orang kepadanya, karena S.M Tampubolon dahulu memiliki puluhan bedil (senapan angin berburu) babi hutan (aili dalam bahasa Batak). Dan dia memiliki Tim Pemburu babi hutan yang secara kontiniu melakukan perburuan ke hutan, dan berlangsung bertahun-tahun, dimana hasilnya dijual anak buahnya ke pasar.

BACA:  Ketum FBBI Ronsen Pasaribu Jadi Saksi Ahli dalam Kasus Sengketa Tanah

Selain itu, kepopuleran Ompu Tiar Tampubolon dulu makin santer karena memiliki seperangkat alat-alat musik tiup yang lengkap (terompet berbagai tipe suara, suling, klarinet, sexhopone, hingga drum) dan group pemainnya. Group musik tiup ini memenuhi panggilan acara-acara di pesta pernikahan maupun acara orang meninggal berumur panjang (sari matua) di kalangan masyarakat Batak.

Ompu Tiar Tampubolon dalam kehidupan bermasyarakat sangat dikenal sosial, bukan saja di kalangan masyarakat Batak, tapi juga di kalangan masyarakat lainnya hingga kota sekelilingnya. Bahkan Belandapun segan terhadapnya, hingga tidak ingin cari masalah.

Ompu Tiar Tampubolon juga sebagai salah satu perintis pembangunan Gereja HKBP Kota Pematang Siantar, di Jalan Gereja. Sehingga saat meninggal di usia 95 tahun (tahun 1983), dibawa ke gereja sebagai bentuk penghormatan terakhir. Dan hebatnya lagi, dia sendiri yang membangun bangunan makamnya dan isterinya pada tahun 1976, dibantu beberapa cucunya antara lain: Danny Siagian, Apul Siregar, Somorpo Hutabarat.

Sementara itu diketahui, dalam setiap ada suka dan duka, Keluarga Besar POTT selalu kompak dalam kebersamaannya, baik di Jabodetabek maupun di berbagai wilayah, termasuk belakangan ini ada program ‘Peduli Saudara Terdampak Covid-19’, maupun ‘Berbagi Kasih Bagi Saudara Yang Masih Terdampak Covid-19’. Rencananya, akhir Desember 2021, akan mengadakan Acara Partangiangan (Doa Syukur) di Pematang Siantar (kediaman Ompu Tiar Tampubolon), yang kini dihuni keluarga cucunya, Emmy Tampubolon/ H.Lubis. DANS

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *