Lihat Momen Jokowi di Liang Lahat, Ketum FBBI: Luar Biasa Presiden Kita Ini

Lihat Momen Jokowi di Liang Lahat, Ketum FBBI: Luar Biasa Presiden Kita Ini

Foto: Presiden Joko Widodo saat membantu proses pemakaman sang Ibundanya di TPU Dusun Mundu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020).(Dok. SW)

 

JAKARTA, BatakIndonesia.Com

Melihat momen turunnya Presiden Joko Widodo langsung ke liang lahat, saat Ibundanya Sujiatmi Notomiharjo (77) hendak dimakamkan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Bangso Batak Indonesia (DPP FBBI), Dr. Ronsen Pasaribu, SH., MM  mengatakan, luar biasa Presiden kita ini.

Lihat Momen Jokowi di Liang Lahat, Ketum FBBI: Luar Biasa Presiden Kita Ini
Dr. Ronsen Pasaribu, SH., MM, Ketum DPP FBBI

“Luar biasa memang Presiden kita ini. Beliau dengan pakaian putihnya, dengan Pin Presiden di dada kiri, tak segan-segan turun langsung ke liang lahat sampai bajunya belepotan tanah,” kata Ronsen menjawab pertanyaan awak media ini, lewat komunikasi WA Jum’at (02/04/2020) di Jakarta.

Menurut Ronsen Pasaribu, sangat jarang ditemukan dibumi ini, orang nomor satu di sebuah Negara, seolah melepas atributinya, saat orang yang dicintainya akan dimakamkan.

“Saya sangat salut. Rasanya tidak akan pernah kita temukan orang nomor satu di sebuah Negara yang ada seperti itu. Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, pada saat yang sama pula, beliau tetap merasa sebagai seorang anak yang menghormati ibundanya. Luar biasa bah,” tandasnya.

Dikatakan mantan Penasehat Ahli Menteri Agraria/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) R.I ini, ketika seorang anak ditinggal mati ibunya, yang menonjol adalah rasa sedih. Dan sebagai manusia tentu sangat merasa kehilangan. Rasa duka yang teramat dalam itupun, pasti sangat sulit digambarkan dengan narasi kata-kata.

Pada momentum ini, lanjutnya, sebagai anak bangsa dirinyapun turut merasakan apa yang dialami Presiden saat itu.

“Momentum ini saya turut sedih dan menangis. Sebagai anak bangsa, serta merta turut seperasaan dengan bapak Presiden. Dibalik itu, saya sadar betapa bapak Presiden sangat kuat rasa hormatnya kepada orang tuanya. Itulah penghormatan terakhir beliau ke ibundanya,” tambahnya.

BACA:  Sikap FBBI Atas BOM Surabaya

Mantan Direktur Pemberdayaan Masyarakat BPN R.I inipun berharap, ada teladan yang disampaikan melalui kesan tersebut.

Lihat Momen Jokowi di Liang Lahat, Ketum FBBI: Luar Biasa Presiden Kita Ini
Presiden Jokowi menangis saat Ibundanya meninggal

“Contoh sikap anak kepada ibunya yang dilakukan Presiden ini, hendaknya dapat menjadi teladan bagi kita semua, rakyat Indonesia. Selamat jalan Ibu Sujiatmi Notomiharjo. Doa kami dari FBBI, semoga diterima disisiNya, di tempat yang setimpal dengan amal perbuatannya. Presiden Jokowi dan keluarga juga kiranya dikuatkan Tuhan dalam memimpin Negara ini,” pungkasnya.

Sebagaimana kita ketahui, Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo (77) meninggal dunia pada Rabu, 25 Maret 2020 sore setelah berjuang melawan kanker sejak 4 tahun lalu. Mendapat kabar duka, Presiden Jokowi yang saat itu berada di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, langsung menuju Solo untuk pemakaman ibundanya.

Mempraktikkan seruan menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran Covid-19, Jokowi meminta para menteri dan mereka yang merasa turut berduka, mengirim doa saja dari tempat masing-masing sambil melaksanakan tugas-tugas negara.

Pemakaman Eyang Noto itupun dilakukan sangat sederhana di pemakaman keluarga di Desa Mundu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis 26 Maret 2020 siang, dengan minim kerumunan dan menerapkan standar pencegahan penyebaran virus corona di antara yang hadir. Selesai pemakaman, Presiden Jokowi langsung kembali ke Istana Bogor, untuk tugas-tugas negara mengatasi pendemi covid-19.

Banyak netizen juga mengungkapkan rasa hormatnya kepada Presiden. “Sosok yang hebat, dalam segala hal, salam hormat kepada bapak presiden,” tulis salah seorang. “Saya sedih melihat Presiden, saya bersedih, semoga amal ibadah ibunda yang melahirkan putra terbaik di Indonesia ini di beri surganya Allah SWT amin,” tambah netizen lainnya.

Kendati demikian, masih ada saja netizen yang tega nyinyir mengomentari momen tersebut, terutama saat Jokowi menutup wajahnya saat menangis. Sehingga selalu memicu keributan di dunia maya, dan entahlah rasa empati mereka ditaruh dimana. DANS

BACA:  Peduli Tragedi Kemanusiaan di Danau Toba, 7 Organisasi Masyarakat Batak Bersatu Hati

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *