Membawa Pekerjaan dan Turis ke Kawasan Danau Toba

Membawa Pekerjaan dan Turis ke Kawasan Danau Toba
BatakIndonesia.com — Saya ingin menciptakan lapangan pekerjaan di Milwaukee, Amerika Serikat (AS), dan di kawasan miskin namun indah di sekitar Danau Toba, Indonesia, serta untuk melestarikan budaya unik masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Saya adalah warga negara Amerika Serikat, tetapi lahir di Balige, kota kecil di pinggir selatan Danau Toba, Indonesia. Saya datang ke AS sebagai mahasiswa pascasarjana dan menyelesaikan gelar PhD saya di bidang Ilmu Komputer. Saya telah bekerja di industri Teknologi Informasi selama 20 tahun. Inilah saatnya bagi saya berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat dengan membuat perusahaan startup bernama Maduma LLC yang akan mengembangkan produk perangkat lunak, sebagian dikembangkan di sekitar Balige, dan menyediakan layanan wisata pemandangan indah bagi orang Amerika yang ingin menikmati keindahan dan budaya unik masyarakat sekitar Danau Toba.
Anda diundang untuk memiliki saham Maduma LLC dengan berinvestasi di perusahaan dengan mengklik situs ini http://bit.ly/MadumaInvest; semakin besar investasi Anda, semakin besar saham Anda. Jika Anda tidak tertarik dengan investasi, tetapi Anda ingin mendukung misi saya, saya memohon bantuan dengan menyumbangkan sejumlah uang yang Anda bisa sumbangkan dengan mengklik situs ini http://bit.ly/MadumaDonate. Berapapun besarnya akan sangat membantu.
Selama bertahun-tahun, saya telah mengembangkan dua produk perangkat lunak: sistem pengelolaan pengetahuan pribadi yang cerdas (Bisuk) dan sistem pencatatan waktu yang cerdas dan super efisien (Tikki). Saya telah menggunakan Bisuk selama 20 tahun dan karena begitu bagusnya saya tidak bisa hidup tanpa Bisuk. Saya telah menggunakan Tikki selama 4 tahun yang memungkinkan saya untuk mencatat dan menganalisis seberapa efisien waktu saya gunakan. Saya membutuhkan dana yang terkumpul untuk menulis paten, memoles perangkat lunak, menambah kemampuan perangkat lunak, memasarkan produk perangkat lunak dan layanan pariwisata, mengevaluasi, dan membuat rencana pariwisata berpemandu. Produk perangkat lunak ketiga (Ula) akan dikembangkan, memanfaatkan kecerdasan inti Bisuk dan Tikki, untuk membantu pencari kerja menemukan pekerjaan yang sesuai dan sebaliknya membantu perusahaan menemukan calon pekerja yang memenuhi syarat.
Jika dana yang terkumpul cukup dan digabungkan dengan keuntungan dari produk perangkat lunak dan layanan pariwisata, produk perangkat lunak keempat (Tarombo) akan dikembangkan untuk melestarikan budaya unik masyarakat sekitar Danau Toba. Tarombo akan disumbangkan kepada masyarakat dengan mengizinkan penggunaan umum secara gratis.
Sekali lagi, saya memohon Anda untuk membantu saya mencapai impian mulia ini dengan berinvestasi di perusahaan atau menyumbang demi tujuan mulia itu. Terimakasih.
Manonton Butargabe, PhD
September 2020
BACA:  Rapidin Simbolon Luncurkan Horas Samosir Fiesta 2020

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *