Membonsai Nalar

Membonsai Nalar

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Di minggu penghujung tahun ini, ketika peristiwa alam gerhana cincin matahari terjadi, tiba-tiba kaum pecandu agama karbitan bersiliweran di media sosial. Yang satu mengirimkan foto peristiwa alam itu lengkap dengan gambar ‘tuhannya’ di situ. Lalu, menyertai foto kirimannya itu, di ‘memuji’ Tuhan. Para teman-teman dan pengikutnya pun mengamininya.

Yang lain meyakini bahwa formasi kumpulan awan di sekitar matahari pada saat gerhana itu terjadi adalah susunan huruf-huruf yang bermakna tertentu. Sanjungan kepada The Great Creator pun menggema. Setali tiga uang, itu pun disambut dengan riuh oleh para eksibisionis agama itu.

Tampaknya, mereka tak sedikit pun memberikan kesempatan kepada pikirannya untuk mencurigai bahwa itu adalah foto editan atau peristiwa kebetulan saja, misalnya. Tampaknya lagi, mereka merasa berdosa kalau mereka mempertanyakan atau bahkan membantahnya. Juga, mereka memanfaatkan momentum untuk menujukkan kepada khalayak betapa tingginya kadar keagamawanannya. Nalar mereka terbonsai.

Yang menarik sekaligus mengkhawatirkan, para pecandu agama itu tersebar luas di berbagai kalangan. Dia tak mengenal tingkat pendidikan. Di salah satu grup kaum terdidik di WA, perbincangan soal menteri yang diangkat Jokowi ada periode kedua pemerintahannya ramai. Anehnya, yang diperbincangkan adalah soal agama para nenteri itu. Bahkan, ada yang dengan ‘saleh’ berkata: “Yang penting seiman!” Nalar terbonsai mereka mengesampikan kompetensi dan kapabilitas, lalu menggantikannya dengan kata ‘seiman” yang mulia itu. Mereka adalah kaum eksibisionis agama yang tengah kesurupan beragama.

Kembali, di penghujung tahun ini kita disuguhi oleh dagelan tak lucu kaum pecandu agama bin nalar terbonsai itu. Tiket ke surga diobral murah. Tak hanya itu, surga pun dikapling. Anturmangan (Cicas rumpii sp) dohot tarompet pe nunga marugamo! Ini adalah kemunduran serius dalam kemanusiaan dan peradaban. Percayalah!

Selamat Natal!

Penulis: Albiner Siagian (Sahalak parhalado di HKBP Perumnas Simalingkar; Guru Etos dohot Revolusi Mental na marbisoloit)

BACA:  Contemplatio Post-Natalis

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *