Menggunakan Fasilitas Kartu Indonesia Sehat

Menggunakan Fasilitas Kartu Indonesia Sehat

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Jika saya menoleh ke belakang, selama bekerja, ternyata gaji saya selalu dipotong uang Asuransi Kesehatan (sekarang nama programnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS). Pungutan itu secara otomatis. Jika saya sekarang ini pensiunan pada Golongan IV E, maka rumah sakit yang dapat digunakan adalah kelas I.

Namun, selama ini jika saya sakit atau berobat, selalu berfikirnya mana tempat dokter yang paling bagus, begitu juga rumah sakitnya. Sampai-sampai saya hafal, bagaimana mencari rumah sakit dan dokter yang paling baik, yang mampu menyelesaikan keluhan selama ini. Sakit keras dan sakit ringan, selalu pergi ke rumah sakit yang ternama, baik di Surabaya, Jakarta bahkan ke Island Hospital, Penang Malaysia, dan ke Elisabeth Hospital, Singapura.

Itu dulu, ketika aktif, beda dengan sekarang. Saat pensiunan, di tengah berjalannya usia sudah 64 tahun, kesehatan itu menjadi isu menonjol saat ini. Sudah barang tentu, biaya kesehatan ini cukup signifikan besarnya. Karena itu, saya dan istri berketetapan hati untuk memanfaatkan BPJS yang kebetulan teramat sering disampaikan masyarakat dan Presiden Jokowi.

Terbayanglah yang tidak-tidak ke depan ini, seumpama menyaksikan kawan saya almarhum Shinta br Siegar yang cuci darah dua kali seminggu, tanpa beban berat karena menggunakan fasiltas BPJS. Itulah yang memotivasi saya dengan mengajak istri. Ayo, kita urus BPJS kita, perpindahan dari Surabaya ke Jakarta.

Mengurus kartu BPJS, tidak mudah sekarang ini. Surat Keterangan kehilangan dari kepolisian menolong jika berkas tidak ada sebagai syarat. KARIP, hilang, hanya dibuat 5 menit sudah selesai. Keterangan Kehilangan di Kepolisian pun tak butuh waktu lama. Mengurus BPJS di Wilayah Jakarta Barat pun cepat. Terasa sekali ada perubahan pelayanan itu, terasa bagi masyarakat yang membutuhkan.

Syarat dan ketentuan BPJS, Kartu Peserta harap dibawa ketika berobat. Apabila kartu disalahgunakan akan diberikan sanksi. Apabila ada perubahan atau kehilangan Kartu segera lapor ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Pusat layanan informasi BPJS Kesehatan 1500400 dengan alamat situs: www.bpjs-kesehatan.go.id.

Pada Rabu (20/11/2019), saya dan istri mencoba dengan tahapan pertama di Puskesmas terdekat. Ada dokter umum, registernya pun sudah online. Mereka semua memakai HP memonitor sejak Puskesmas sampai ke Puskesmas Kecamatan untuk mengecek darah, dan jantung.

Permasalahan hanya pada kesabaran untuk antri dengan ratusan masyarakat yang mengurus dan/atau berobat di Puskesmas, dengan KIS (Kartu Indonesia Sehat). Sabar mengantri, itu saja. Saya pergunakan waktu menunggu ngobrol dengan sesama masyarakat sambil kenalan dan menambah luas pengetahuan kita atas penderitaan orang lain.

Hari itu, saya periksa darah, gula, trigiselirt (kekentalan darah), darah tinggi, dan rekam jantung. Penyakit lama saya adalah kekentalan darah yang harus makan obat secara terus-menerus. Hampir semua bagus, kecuali dua, yaitu: trigiselirt dan gula pasca dua jam makan. Ini info baru bagi saya, sehingga harus lebih ketat mengurangi makan yang mengandung gula. Namun tetap olahraga dan minum air putih saran utama kedepan ini.

Yang jelas, sejak sekarang saya sudah terbebas untuk biaya pengobatan, sampai kapan pun diperlukan, asalkan ada fasilitas BPJS. Catatan saya adalah betapa indahnya konsep kesehatan ini, kenapa tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Seandainya saya ke rumah sakit, maka uang Rp5 juta lebih harus sudah keluar, sebab cek darah, cek jantung, dan obat-obat yang terdiri 5 jenis. Namun, semuanya GRATIS, alias yang bayar adalah Pemerintah.

Himbauan, agar semua kita menggunakan BPJS, karena terasa sangat menolong kita. Untuk apa gengsi, malu atau merasa rendah jika kita menggunakan BPJS? Jika ada pada diri saudara, hal semacam itu kurang tepat. Mari sehat, saya sehat, istri sehat maka anak cucu akan senang.

Penulis: Ronsen Pasaribu

BACA:  Ketulusan Hati

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *