Panitia Batak Bersatu Melawan Covid-19, Lakukan Long March Penyerahan Bantuan ke Berbagai Gereja dan Masjid di Sumut

Panitia Batak Bersatu Melawan Covid-19, Lakukan Long March Penyerahan Bantuan ke Berbagai Gereja dan Masjid di Sumut

Foto: Penyerahan perlengkapan kesehatan ke berbagai gereja dan masjid di Balige Kota

JAKARTA, BatakIndonesia.com

Panitia Pusat Batak Bersatu Melawan Covid-19 (BBM C-19) BATAK CENTER, melalui Tim Panitia Lokal Sumatera Utara, lakukan long march untuk menyerahkan bantuan ke puluhan Gereja dan Masjid serta Parmalim di 10 daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Jenis bantuan berupa barang-barang yang digunakan untuk kesehatan dalam pencegahan menularnya wabah virus Covid-19 yaitu: 2.500 pcs masker yang dapat dicuci ulang; 1.000 pcs hand sanitizer; ratusan ember pakai kran untuk cuci tangan; berikut sabun likuidnya.

Adapun sebagian barang sumbangan tersebut diterima Panitia Pusat BBMC-19 di Jakarta, dari Morita Farma, grup perusahaan St. Morita Industries, sebanyak 500 paket Hand Sanitizer yang terdiri dari kemasan botol ukuran 100 ml dan 5 L untuk isi ulang. Paket bantuan alat kesehatan tersebut disampaikan langsung oleh Santi (Manager HRD) dan Humala (Manager Marketing) perusahaan tersebut, di kantor sekretariat II Panitia, di Cawang, Jakarta Timur.

Seluruh barang-barang kesehatan tersebut (ada tambahan yang dibeli Panitia) kemudian dikirimkan dari Jakarta ke Medan pada Kamis (18/06/2020), dan diterima di alamat Tim Panitia Lokal Sumatera Utara, sekitar tanggal 21 Juni 2020.

Selanjutnya, Tim Panitia Lokal Sumatera Utara menetapkan jadwal hari Selasa, 23 Juni 2020, dan mengawali penyerahan bantuan dengan rute dari Medan menuju Kota Siantar; Kab. Simalungun; kemudian ke Kab. Karo; Samosir; Toba; Humbahas; Tapanuli Utara; Dairi; Pakpak Barat; hingga Tapanuli Selatan (dipaketkan).

Foto: Serah terima bantuan untuk Gereja dan Masjid
Foto: Serah terima kepada pengurus Gereja dan Masjid

Tim Panitia beranggotakan 7 (tujuh) orang, dipimpin oleh Pandapotan Nainggolan dengan para anggota : Hokkop Simamora, Joseph Rigel Hasibuan, Joyakin Sihite, Vera Debataraja, St. Sorta Simanjuntak, Jeni Veronika Siahaan. Tim mengendarai 2 (dua) unit mobil yang membawa logistik, dan bergerak sejak tanggal 23 hingga 25 Juni 2020 berakhir di kabupaten Dairi.

BACA:  ULOS BATAK Hebohkan Jakarta Selama 6 Hari

Dari beberapa keterangan yang diberikan Panitia Lokal kepada media online batakindonesia.com melalui rekaman video, foto maupun ucapan chatting dari para penerima bantuan, secara keseluruhan terlihat antusiasme dan kegembiraan. Karena mungkin tidak pernah menyangka sebelumnya, akan ada perhatian dari organisasi Batak dari Jakarta, ke kampung halamannya (Bona Pasogit).

Adapun teknis penyerahan bantuan kepada para penerima, dilakukan dengan cara bertemu di satu titik lokasi tertentu, dengan menghadirkan beberapa pengurus gereja maupun masjid yang dituju, dari wilayah sekitarnya. Sehingga puluhan tempat yang dituju di satu wilayah kabupaten/ kota, dapat terjangkau semua dalam 3 (tiga) hari.

Beberapa catatan yang diberikan misalnya, di kabupaten Tanah Karo, Berastagi, hari Selasa 23 juni 2020, pukul 10.00 WIB, Panitia menyerahkan bantuan kepada 5 (lima) pengurus gereja, yaitu: GKPI Berastagi, HKI Berastagi, GBKP Tiga Jumpa, GBKP Lambar, GBI Tanah Karo, yang dipusatkan di GKPI Berastagi.

Di kota Siantar, untuk 3 (tiga) gereja, dipusatkan di Gereja HKI Siantar Kota, yang juga untuk GKPI Siantar dan HKBP Ressort Setia Negara. Para pengurus yang menerima adalah: Pdt. Elisa YM Simaibang,  Pdt. Rosinta br Malau, Pdt. Jontra Purba.

Foto: Penyerahan bantuan dari Panita kepada Penerima
Foto: Penyerahan bantuan di kab. Dairi dan Pakpak Barat

Di kabupaten Simalungun, diserahkan untuk 3 (tiga) penerima, dipusatkan di GKPS Resort Tiga Dolok, di Toba Hotel, oleh Vera Situmorang, dan PARMALIM Aek Nauli, yang diterima oleh Rosinton Sinaga.

Untuk kabupaten Balige Toba dan Samosir di laksanakan di depan Gereja HKI Balige Kota, dipimpin langsung oleh Korwil. HKI dan diterima Perwakilan 9 (sembilan) gereja dan 1 (satu) masjid. Para penerima adalah: HKBP Tambunan, GKPI Balige, HKI Pardede Onan, GPI Lbn. Manurung, HKBP Pananggangan, HKBP Simenahenak, Gereja Pentakosta Indonesia, Gereja Pentakosta Sidang Sirait, Gereja Katolik Paroki St Paulus Onan Runggu, dan Mesjid AL Hadonah Balige.

BACA:  Emil Salim: T.B. Simatupang, Sosok Cerdas, Pejuang yang Teguh, dan Berintegritas

Di kabupaten Humbahas, penyerahan dilakukan di depan rumah Jon Sitohang, Ketua DPC FBBI Humbahas. Diterima oleh Perwakilan HKBP Hutaginjang, Katolik St. Fransiskus Stasi Parsaoran, HKBP Pollung, GKPI Hutaginjang, GPDI Pardomuan, Pantekosta.

Di kabupaten Tapanuli Utara, dilaksanakan di depan Kelurahan Lingkungan VII dan dihadiri oleh Pak Lurah. Diterima langsung perwakilan Gereja Pentakosta Tarutung, HKI Parbubu, GSJPDI, HKBP, dan GKPI Tarutung.

Foto: Usai serah terima, foto bersama
Foto: Serah terima di kab. Humbahas

Penyerahan di kabupaten Dairi dan Pakpak Barat, diterima oleh Perwakilan Gereja GKPPD Lae Gerat, GKPPD Lae Mbulan, GPDI, KATOLIK, HKBP, GKPPD, GSRI, GKPPD TJ Tahu, GKPPD Perjaratn, dan Masjid Perjaratn, dipimpin langsung oleh Bishop Pdt. Elson Lingga, M.Th.

Sedangkan untuk Tapanuli Selatan, dilakukan pengiriman melalui Sempati Taxi, dan diketahui sudah diterima langsung Edison Rambe, yang juga anggota DPRD Sipirok, untuk kemudian diserahkan ke gereja maupun masjid yang membutuhkan.

Dalam setiap acara serah terima, dari Tim Panitia Lokal BBMC-19, selalu menyampaikan pesan bahwa bantuan tersebut sebagai bagian dari kepedulian para perantau Jakarta, terhadap kampung halamannya di wilayah Batak Raya, kendati belum dapat menjangkau secara lebih meluas.

Yang menarik, para penerima bantuan, selalu memanjatkan doa bagi Panitia yang hadir, agar Tuhan memberi keselamatan dan kesehatan untuk melanjutkan perjalanan mereka, serta mendoakan organisasi-organisasi yang terhimpun dalam Batak Center, agar terus melakukan kebaikan-kebaikan. Doa juga dilakukan secara lintas agama di beberapa titik lokasi, oleh para tokoh agama yang menerima bantuan.

Foto: GKPS Resort Tiga Dolok, kab. Simalungun
Foto: GKPS Resort Tiga Dolok, kab. Simalungun

Atas tuntasnya pendistribusian batuan tersebut, secara khusus, Ketua Panitia  Batak Bersatu Melawan Covid-19 (BBMC-19) Batak Center, Dr. Ronsen Pasaribu, SH., MM mengucapkan terimakasih kepada Panitia lokal Sumatera Utara dan para donatur.

BACA:  HANI 2019: Genderang Perang Terhadap Narkoba

“Puji Tuhan, kita masih dapat membantu saudara-saudari kita yang jauh di sana. Bantuan ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka. Terimakasih kepada Tim Panitia Lokal Sumatera Utara yang telah menuntaskan penugasan dengan baik. Terimakasih sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah ikut berpartisipasi,” ungkap Ketua Umum DPP FBBI itu kepada media, Jum’at (10/07/2020) di Jakarta.

Untuk diketahui, BATAK CENTER (Pusat Habatakon) berdiri pada tanggal 18 Agustus 2018, dengan organisasi penggagas: YPDT (Yayasan Pencinta Danau Toba); FBBI (Forum Bangso Batak Indonesia); Forum Peduli Bona Pasogit (FPBP); dan Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba (YP2KDT). Ketua Umum Batak Center adalah, Sintong M Tampubolon, dan Sekjen, Drs. Jerry RH Sirait. DANS/VERA

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *