Patuhi Aturan PSBB, Pimpinan DPR Tak Gelar Open House Idulfitri

Patuhi Aturan PSBB, Pimpinan DPR Tak Gelar Open House Idulfitri

Foto: Para Pimpinan DPR RI, dalam rapat di Senayan, Jakarta

 

JAKARTA, BatakIndonesia.com 

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan pimpinan DPR RI tidak akan menggelar gelar griya (Open House) Lebaran 2020. Idulfitri 1 Syawal 1441 H yang jatuh pada Minggu, (24/05/2020).

“Pimpinan DPR RI tidak mengadakan gelar griya pada hari raya tahun ini,” kata Indra Iskandar di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (23/05/2020).

Indra mengatakan bahwa kebijakan itu sesuai dengan arahan pimpinan DPR agar tidak melaksanakan Gelar Griya Lebaran 2020. Hal ini sudah merupakan keputusan Pimpinan DPR RI, melihat situasiperkembangan terkini.

Menurutnya, peniadaan gelar griya tersebut dalam rangka mematuhi aturan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Langkah ini juga dalam rangka untuk tetap mematuhi aturan PSBB dan menjaga protokol waspada Covid-19 yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Ditetapkan Tanggal 31 Maret 2020, diperkirakan, bulan Juni 2020, akan dilihat lagi perkembangannya, apakah masih diperpanjang atau tidak.

Pembatasan Sosial Berskala Besar paling sedikit meliputi: a. peliburan sekolah dan tempat kerja; b. pembatasan kegiatan keagamaan; dan/atau c. pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Sedangkan perkembangan di lapangan, seminggu menjelang Lebaran, banyak masyarakat di beberapa kota besar, mulai berduyum-duyun  mengunjungi mal, pasar, dan tempat-tempat lainnya yang menjadikan situasi ramai.

Sementara itu, up date Corona Indonesia yang dilansir Pemerintah, per hari Sabtu, 23 Mei 2020, menunjukkan update, sejumlah 21.745 Positif, 5.249 Sembuh, 1.351 Meninggal. Anehnya, kendati peningkatan wabah virus Corona masih tinggi, mudik terjadi secara perlahan, yang justru menimbulkan kerawanan peningkatan lebih tajam lagi. DANS/LE

BACA:  Sikap FBBI Atas BOM Surabaya

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *