Pengurus Marhube Sigolang Segera Bagikan Masker dan Drum Air Pencuci Tangan ke Masjid dan Gereja

Foto: Drum tempat air pencuci tangan, masker, dan deterjen yang dibagikan di Sigolang

JAKARTA, BatakIndonesia com

Para Pengurus Marsipature Hutana Be (Marhube) Desa Sigolang, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), lakukan Aksi Sosial dengan membagi-bagikan masker dan drum tempat air pencuci tangan, serta deterjen bagi masyarakat desa Sigolang.

Adapun alat drum tempat air pencuci tangan akan disalurkan ke satu Gereja dan 2 (dua) Masjid dan beberapa tempat lainnya. Sigolang memang dikenal dengan toleransi umat beragamanya yang sangat bagus, karena diikat oleh adat-istiadat yang kuat.

Menurut Ketua Dewan Pembina Marhube Desa Sigolang, Dr. Ronsen Pasaribu, SH., MM, penyerahan donasi akan dilakukan pada hari Sabtu, 06 Juni 2020 mendatang ke beberapa titik tujuan yang telah dicanangkan sebelumnya.

Dikatakan Ronsen Pasaribu, sejumlah 200 buah masker dan 5 (lima) drum alat tempat air pembersih tangan yang disiapkan untuk segera disalurkan.

Foto: Dr. Ronsen Pasaribu, SH, MM.jpg

“Kita akan salurkan donasi tersebut ke Gereja HKBP Sigolang, Masjid Sigolang, Masjid Dusun Sipange di tengah perkampungan Sigolang Jae, dan di tengah Sigolang Pokan,” kata Ronsen kepada media lewat WA, saat dikonfirmasi, Senin (01/06/2020) di Jakarta.

Para donatur yang terdiri dari para perantau mengamati jenis bantuan yang diharapkan adalah masker dan drum tempat alat pembersih tangan, untuk digunakan saat ibadah, di gereja maupun di masjid. Secara gotong royong, para perantau Desa Sigolang bersatu padu untuk urunan untuk membantu masyarakat umat Kristen dan Umat Islam, menghindari dampak Covid-19

Ronsen juga mengucapkan selamat kepada Camat Saddar Pasaribu, dan berpesan agar tetap menjaga kesehatan masyarakat, mengingat Tapsel masuk daerah “biru”, maka termasuk tahapan New Normal, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

Tak luput, Ronsen Pasaribu yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Bangso Batak Indonesia (DPP FBBI) ini memuji sang Camat yang telah berhasil membuat foto udara Desa Sigolang, yang terdiri dari Dusun Sigolang dan Dusun Sipange beberapa waktu lalu.

Adapun alasan donasi bukan dalam bentuk sembako, lanjut Ronsen, karena pada umumnya sembako masih bisa diatasi para warga masyarakat, karena para petani memiliki persiapan berupa lumbung padi di rumah masing masing. Sedangkan sayur mayur, secara rata-rata bisa tercukupi dari ladang masing-masing warga desa.

Harapan Ronsen, Pengurus Marsipature Hutana Be yang sudah hampir 15 tahun berjalan ini, akan ditingkatkan penguatan kelembagaannya, dengan membuat Akte Notaris dan Pengesahan Menteri Hukum dan HAM. Beberapa catatan kegiatan Panitia Marhube sampai saat ini adalah: Membuat Pesta Marhube sebanyak 3 kali, dan membangun jalan aspal sepanjang 1,5 km di dalam desa.

Para Pengurus Marhube Sigolang, direncanakan sudah berakhir bulan Juni 2020, dengan struktur: Penasehat: Bupati Kab Tapsel; Camat Aek Bila; Kepala Desa Sigolang; Ketua Dewan Perwakilan Desa Sigolang; Pembina; Ketua; Sekretaris; Bendahara; Korwil I – XV di seluruh Indonesia di mana perantau berada.

Melalui kesempatan ini, Ronsen menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada perantau yang sudah memberikan donasinya yaitu: Pdt. Heller Pasaribu; Hamonangan Pasaribu; Haratua Pasaribu; St. Saut H Pasaribu; Zion Ritonga; Naida Erra Ritonga; Topet Hasibuan; Tiur Pane; Natalia Rambe; Elma Pasaribu; St.  Solo Tua Dongoran; Marthin Sando Pasaribu; dan Christy Natalia Pasaribu. Tentu Ronsen sendiri juga menjadi salah satu donaturnya.

Sementara itu sebelumnya, Ketum DPP FBBI, Ronsen Pasaribu menceritakan, FBBI juga sudah pernah melakukan kerjasama dengan Pengurus Marhube Sigolang, dalam rangka menyiapkan Perpustakaan FBBI-SD Negeri Sigolang, tahun 2016. Adapun jumlah buku yang diserahkan FBBI waktu itu, sebanyak 400 judul.

Dalam pelaksanaannya, murid SD melakukan  kegiatan membaca bersama selama 2 (dua) jam seminggu, yang diawasi oleh guru-guru. Sebagai salah satu indikator hasil adanya perpustakaan tersebut, ada 2 (dua) orang mewakili SD ke Olimpiade antar SD se kabupaten Tapsel, tahun 2019.

Selain itu, DPP FBBI juga memghibahkan satu perangkat alat-alat Drum Band untuk SD Negeri Sigolang. Hal ini dilakukan untuk mendorong kreativitas ber-drum band ria dalam berbagai kegiatan seremonial sekolahan.

Sedangkan kegiatan lain juga yang pernah dikerjasamakan FBBI dengan Marhube, yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan khas berkaitan dengan hasil pertanian. Masyarakat dilibatkan mencegah hewan pengganggu tanaman padi, di mana bila berhasil menangkapnya, diberi hadiah untuk beberapa jenis, yaitu jika dapat: Satu ekor babi hutan, dapat Rp. 50.000,-; Jika dapat satu ekor tikus, Rp. 15. 000,-; dan jika dapat satu ekor burung pipit, Rp. 10. 000,-.

Kegiatan ini ternyata sangat menarik perhatian warga masyarakat Sigolang, karena selain ikut berpartisipasi menghalau hewan atau unggas pemakan padi, juga sekaligus mendapatkan sejumlah uang. Ini sudah berlangsung beberapa waktu selama menjelang panen padi. RONS/DANS

BACA:  FBBI Mendukung Program Presiden Jokowi Menyiapkan Taman Bacaan di Bonapasogit

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *