Penyanyi Margareth Siagian Kinipun Ditinggal Sang Ayah Tercinta Selamanya

Penyanyi Margareth Siagian Kinipun Ditinggal Sang Ayah Tercinta Selamanya

Foto: Margareth Siagian (kedua dari kiri) bersama kakak-adiknya disisi peti jenazah ayahanda tercintanya, Alm. Fransiskus Halomoan Siagian, SE

JAKARTA, BatakIndonesia.Com

Belum genap setahun penyanyi Margareth ‘Mammamia’ Siagian ditinggal bunda tercintanya, ‘Mama Saidah’ boru Siahaan, kini ayahanda tercintanya, Fransiskus Halomoan Siagian, SE menyusul bundanya.

Margareth Siagian (kiri) bersama adik-adiknya saat kebaktian penghiburan
Margareth Siagian (kiri) bersama adik-adiknya saat kebaktian penghiburan

Duka dan pilu menyelimuti keluarga besar Margareth Siagian, saat diketahui Senin pagi, 27 Januari 2020, sang ayah tercinta telah pergi menghadap Sang Penciptanya, meninggalkan orang-orang yang dikasihinya. Keluarga Besar Punguan Raja Siagian Dohot Boru (PRSB) se Jabodetabek, khususnya, juga turut berduka.

Fransiskus Halomoan Siagian meninggal di usia 67 tahun (jelang 68 tahun), disebabkan sakit yang dideritanya belakangan ini. Dan dia sempat beberapa kali keluar-masuk rumah sakit.

Sepanjang hidupnya, alm. Fransiskus Halomoan Siagian diketahui sebagai pensiunan PNS (ASN) dari BPKP, yang sangat berjiwa sosial dan bergaul. Bahkan ketika usianya masih tergolong muda, almarhum pernah menjadi Ketua Umum Punguan Raja Siagian Dohot Boru se Jabodetabek sekitar tahun 90-an.

Sejak pensiun sekitar sepuluh tahun lalu, almarhum aktif dalam berbagai kegiatan adat Batak, khususnya di kalangan marga Siagian se Jabodetabek, dan juga kegiatan sosial lainnya, antara lain: Dewan Penasehat Pembangunan Tugu Raja Siagian; Dewan Penasehat Yayasan Resort Simaremare. Bahkan pernah juga berkegiatan beberapa tahun bidang pertanian di Bona Pasogit (kampung halaman).

Ketum PRSB se Jabodetabek, Ir. Makden Siagian, M.Sc (pegang mik) saat menyampaikan ungkapan dukacita
Ketum PRSB se Jabodetabek, Ir. Makden Siagian, M.Sc (pegang mik) saat menyampaikan ungkapan dukacita

Sementara itu, acara Penghiburan bagi keluarga berduka dilaksanakan di Rumah Duka Gereja Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur, sejak Senin hingga Selasa malam (acara Tonggo Raja). Acara Penghiburan dari Keluarga Besar Punguan Raja Siagian Dohot Boru se Jabodetabek juga dilaksanakan Selasa malam.

BACA:  Di Webinar Guru Diatas Garis, Prof. Dr. Albiner Siagian Gaungkan Pentingnya "Mindset Revolution"

Ketua Umum Punguan Raja Siagian Dohot Boru se Jabodetabek, Ir. Makden Siagian, M.Sc; Sekjen, Ir. Saut Siagian bersama pengurus dan anggota perkumpulan marga Siagian dari berbagai wilayah, mengucapkan turut berdukacita, seraya mendoakan agar Tuhan memberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan almarhum.

Pantauan media, tampak hadir Selasa malam itu, Pengacara kondang Saor Siagian, SH., MH; Irjen Pol (Purn) Drs. Logan Siagian, SH, MH (mantan anggota Komisioner Kompolnas R.I). Sedangkan duduk di jajaran keluarga almarhum: Drs. Hasiholan Siagian, MBA (mantan bankir BBD); Drs. Tumpal Siagian (mantan pejabat Perum. Perumnas); John Pieter Siagian (Penasehat PRSB Jabodetabek); dan adik almarhum Fransiskus: Jhonson Siagian; Benny Siagian dan lain-lain.

Saor Siagian, SH, MH (kanan) saat menyampaikan ucapan belangsungkawa
Saor Siagian, SH, MH (kanan) saat menyampaikan ucapan belangsungkawa

Sementara hari Rabu pagi dilangsungkan upacara adat Batak, dari Keluarga Besar Raja Sitorus sebagai Tulang (Paman), sebagai penghormatan terakhir, juga dihadiri Keluarga Besar Raja Siahaan. Dan sore hari jasadnya dikebumikan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Pusat, disisi pusara isterinya.

Terlihat, Margareth dan kakak-adiknya sesewaktu tak kuasa menahan airmata, mengenang seluruh kebaikan dan kasih sayang ayah-bundanya, yang selama ini dicurahkan kepada mereka. Terutama saat jenazah dimasukkan ke liang lahat. Selamat jalan ayahanda tercinta, Fransiskus Halomoan Siagian…DANS

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *