PGI Himbau Umat Kristiani Tidak Panik Tanggapi Virus Corona

PGI Himbau Umat Kristiani Tidak Panik Tanggapi Virus Corona

JAKARTA, BatakIndonesia.com — PGI (Persekutian Gereja-gereja di Indonesia) dalam siaran persnya di website resminya, pgi.or.id, menghimbau agar umat Kristiani di Indonesia tidak panik atau memberikan reaksi yang berlebihan. PGI mengharapkan agar senantiasa tenang dan berdoa, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya. Demikian disampaikan Pdt Gomar Gultom, MTh (Ketua Umum) dan Pdt Jacklevyn F. Manuputty (Sekretaris Umum) mewakili Majelis Pekerja Harian PGI, Jumat (6/3/2020) di Jakarta.

Himbauan tersebut disampaikan PGI untuk menanggapi kerisauan banyak negara, termasuk Indonesia, dengan fenomena penyebaran COVID-19  atau yang kerap disebut virus Corona. Seperti kita ketahui, infeksi COVID-19 terjadi pada akhir 2019; bermula dari kasus kluster pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di Wuhan, China, hingga menjadi masalah kesehatan dunia.

Sementara itu, pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi telah mengumumkan terjadinya kasus perdana penularan virus COVID-19 di Indonesia, sehingga menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat.

 Selain himbauan yang disampaikan, PGI juga memberikan tips antara lain:

  1. Selalu menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi gizi seimbang, minum air mineral minimal 8 gelas per hari, rajin berolahraga, istirahat yang cukup, dan tidak merokok.
  2. Selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, tempat ibadah dan tempat kerja.
  3. Menggunakan masker saat batuk, atau menutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam.
  4. Menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit dengan gejala seperti demam, flu, batuk kering dan sesak nafas.
  5. Makan makanan dan minum minuman yang dimasak sempurna.
  6. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas, baik di dalam dan di luar rumah.
  7. Bila demam, batuk atau kesulitan bernapas segera menghubungi dokter atau fasilitas kesehatan.
  8. Gereja sebaiknya menyediakan hand sanitizer pada beberapa titik di sekitar tempat ibadah, serta menyediakan pelindung mikrofon sekali pakai (berbentuk foam) yang sewaktu-waktu dapat diganti. Sebaiknya pula aktivitas kontak langsung sesama warga jemaat dalam persekutuan dan pelayanan dapat diupayakan dengan cara yang lebih aman.
  9. Memperhatikan informasi dan panduan resmi dari Pemerintah atau lembaga-lembaga terpercaya — terkait pencegahan dan penanganan penularan COVID-19.

PGI Himbau Umat Kristiani Tidak Panik Tanggapi Virus Corona

Editor: Boy Tonggor Siahaan
Sumber: Humas PGI (pgi.or.id)

BACA:  Menyoal Politik Ekonomi di Kedai Kopi

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *