Sipirok dalam Lagu

111 dan Impian Sang Maestro Itu!

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Jika kita menelusuri karya komponis Batak, ada dua nama yang menullis tentang Sipirok, yaitu Nahum Situmorang dan S.Dis Sitompul. Nama berikut pasca kedua komponis itu pasti ada, namun dua tokoh musik itu yang memulainya, sehingga menarik dituliskan dalam catatan kita dari Tapanuli Selatan (Tapsel) ini.

Mari kita lihat satu per satu

Nahum Situmorang. Kelahiran Sipirok tanggal 14 Feberuari 1908, meninggal di Medan tanggal 20 Oktober 1969. Ia dikenal dengan karya lagu daerah berbahasa Batak. Anak dari Kilian Situmorang, anak kelima dari delapan bersaudara. Nahum telah mencipta lagu dan lagu-lagu dikenal luas di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Lagu-lagu yang terkenal antara lain: Alusi Au; Anakkon Hido Hamoaon Diahu; Beha Padundung Bulung; Danititip Sanggar; Ketabo-ketabo; O Tao Toba, dan banyak lagi.

Dua lagu saya pilihkan yang menjadikan Kota Sipirok dalam lagunya, yaitu Baringin Saba Tonga dan Ketabo-ketabo.

Bait pertama dan kedua sebagai berikut:
“Baringin saba tonga, da tolu ratting sakkam bona.
sanga ise na matobang, naikkon do marhasolhotan.
Damuba ma sipirok, sada bagas tolu bukkulan.
mata pe sora tarpodom, moloni ingot parukkilan.

Sekalipun Sipirok waktu itu masih Kecamatan, namun telah menjadi Sipirok “berubah”, dari satu rumah dengan satu bukkulan menjadi satu rumah dengan tiga bukkulan. Terbayang oleh kita, rumah dan toko terbuat dari kayu dan papan, yang pernah terbakar di pinggir kota sepanjang jalan utamanya.

Konon, rumah dimaksud, terbakar lalu dibangun lagi bentuk permanen dari semen, yang dinamai Rumah dan Toko. Ia berdiri megah sekarang ini seakan berkata Sipirok tidak kalah dari Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota besar lainnya.

Yang jelas, setiap penyanyi membawakan lagu ini yang selalu diiringi irama cenderung Pop, pendengar semua pasti banyak menggerakkan kepala, badan, dan kaki. Gembira, rancak dan hidup tidak akan redup dimakan jaman. Marsada Band dengan sangat bagus membawakannya.

Ada lagi seorang komponis besar, S.Dis. Sitompul, lahir dan besar di Tarutung, Tapanuli Utara. S.Dis, ayahanda dari Nurmala Sitompul. Mamanya dari Christine Natalia Panjaitan, penyanyi Pop Indonesia. Ia telah mencipta lagu Batak seangkatan Nahum Situmorang.

Pencipta Lagu O Tano Batak, ibarat lagu Nasional orang Batak itu, juga tidak lupa menulis lagu Sipirok dengan judul Siboru Enggan. Bait pertamanya:

Unang lupa hami bayo ke tu Sipirok;
Mardalan tu huta Baringin nang Parau Sorat;
Di dalan ma juo ma muse Pagaran Bau;
kehet dolok tu batu Holang.

Ai tataponmu juo ma muse dolok naatimbo;
Tor Langge dohot Simarjujung nang Simago-mago;
Disi tubuan hunik nang dohot kopi;
Ima na ni suani Si boru Engggan, bujing najogi”

Lagi-lagi S.Dis mampu dengan tepat mengungkapkan perasaan bujing-bujing najogi si boru Enggan dari Tapsel, tu huta ni tulang marga Siregar. Patut kita bangga bahwa kedua komponis hebat di atas sudah mengangkat Sipirok. Kala itu masih Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sekarang setelah Sipirok menjadi ibu Kota Kabupaten Tapanuli Selatan, hasil pemekaran setelah melepaskan Kota Padang Sidempuan, Madina dan Paluta, maka menuntut para seniman muda dapat meneruskan bakat komponis besar Nahum Situmorang dan S.Dis. Hal tersebut agar Sipirok semakin jaya di masa depan. Siapa menyusul? Mari kaum sisolhot, kaum milenial, dan seniman Tapsel.

Sementara itu, kita punya kebanggaan dari Luat Sipirok telah lahir tokoh-tokoh Nasional seperti Arifin Siregar, Gubernur Bank Indonesia; Bismar Siregar, Hakim Agung; Marahalim Harahap (Gubernur Sumut ke-10) dan Raja Inal Siregar (Gub Sumut ke-13 dan 14) dan tokoh lainnya yang tidak kalah hebatnya.

Jakarta, 16 Oktober 2020, pkl. 18.30 WIB.

Penulis: Ronsen Pasaribu (Anggota Komunitas Menulis Tapanuli Selatan; Anggota WAG Forum Petani Tapanuli Selatan ; Putra Sigolang, Kec Aek Bila, tinggal di Jakarta)

BACA:  Balai Pustaka FBBI Raih Juara 2 Perpustakaan Terbaik Tingkat Sumatera Utara

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *