Sosialisasi FBBI Tentang Bahaya Narkoba (2)

Sosialisasi FBBI Tentang Bahaya Narkoba (2)

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Sungguh mengerikan jika kita melihat betapa maraknya praktek peredaran Narkoba, melalui jaringan darat, udara, laut, bahkan melalui Lapas. Seminggu ini saja (Minggu Pertama Mei 2019), media semarak memberitakan adanya 40 Kg, kemasan Narkoba dikirim dari Wilayah Aceh, yang tertangkap aparat.

Kedua, Lapas dibakar Napi Narkoba hanya akibat “tahanan merasa terlalu kasar” perlakuan petugas, akhirnya secara bersama-sama melakukan aksi brutal pembakaran, yang merugikan milyaran rupiah, mobil terbakar dan para napi pada kabur. Lagi-lagi membuat tercorengnya hukum di negeri kita dan kejadian ini menggambarkan betapa parahnya kondisi yang diakibatkan konsumsi narkoba.

Peredaran yang tinggi berarti permintaan yang tinggi. Peredaran yang tinggi, mengakibatkan oknum mencari akal bagaimana barang haram itu sampai ke konsumen, sekalipun dengan resiko tinggi, ditangkap dan diadili dengan ancama sangat berat.

Berikut ini kami mengutipkan pasal-pasal penting diketahui dan ditaati tentang Sanksi PIDANA pada UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal 112: Ayat 1, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Gol I, dipidanaa 4-12 tahun penjara, denda Rp 800 juta s/d 8 Milyar. Ayat 2: memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Gol I, bukan tanaman yang beratnya >5 gram, dipidana antara 5-20 tahun penjara, denda maksimum seperti ayat 1+1/3.

Pasal 114: ayat 1, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk menjual, dijual, menerima, menjadi perantara, menukar, atau menyerahkan Narkotika gol I, dipidana “seumur hidup” atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau denda paling sedikit Rp 1 Milyar dan paling banyak 10 Milyar.

Pasal 114: ayat 2, sama seperti ayat 1, jika > 5 batang pohon atau > 5 kg, denda sama +1/3 (sepertiga). Pasal 127 ayat 1:

a. Narkotika gol I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.
b. Narkotika gol II bagi diri sendiri dipidana dengan pidana paling lama 2 tahun.
c. Narkotika gol III bagi diri sendiri dipidana paling lama 1 tahun.

Ayat 2: dalam memutus perkara sebagaimana dimaksud pada ayat 1, Hakim wajib memperhatikan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 54, 53, dan 103.

Ayat 3: Dalam hal Penyalahgunaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dapat dibuktikan atau terbukti sebagai korban penyalahgunaan Narkotika, “Penyalahguna tersebut wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.”

Pasal 128: Ayat 1: Orangtua atau wali dari pecandu yang belum cukup umur, yang sengaja tidak melapor, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp 1 Juta.

Melihat beratnya hukuman pasal 112, 114, dan 128 di atas, sudah seharusnya orangtua, pemuda, remaja, dan stakeholder, pemerintah, swasta dan juga Lembaga Keagamaan, memperhatikan dan mensosialisasikan baya Narkoba ini kepada anggotanya masing-masing.

Jika mengetahui ada pelanggaran, segera Lapor kepada pihak yang berwajib.

Jakarta, Kantor Pusat DPP FBBI, Jalan A.Yani no 2, Jaktim.

Ronsen Pasaribu (Ketum FBBI – Forum Bangso Batak Indonesia)

BACA:  FBBI Apresiasi Undangan Gubernur Sumsel kepada Masyarakat Batak Jelang Asian Games dan Tahun Politik 2018

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *