Usai Pesta Demokrasi, Sesama Anak Bangsa Hendaknya Saling Jabat Tangan

Usai Pesta Demokrasi, Sesama Anak Bangsa Hendaknya Saling Jabat Tangan

JAKARTA, BatakIndonesia.com — Kendati Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil perhitungan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) secara resmi, namun masih saja suhu politik memanas.

Usai Pesta Demokrasi, Sesama Anak Bangsa Hendaknya Saling Jabat Tangan
Rektor Universitas Mpu Tantular (UMT), Dr. Ir. Mangasi Panjaitan, ME

Diketahui, massa yang menurut mereka dari kubu Paslon 02 sempat unjuk kekuatan di media sosial youtube, dengan aksi tahan bacok, untuk persiapan ajang tanggal 22 Mei 2019, di mana sebelumnya dijadwalkan sebagai tanggal pengumuman hasil Pemilu 2019. Demikian juga mereka yang menyatakan massa cinta NKRI, mempertontonkan aksi yang sama, dan diunggah di medsos hingga menjadi viral.

Suasana makin mencekam, ketika beberapa elit politik yang berkiblat ke paslon 02 dan melakukan berbagai ulah yang melanggar hukum, ditangkap polisi. Yang lebih memprihatinkan, mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko, dituding menyelundupkan senjata. Untuk apa?

Bahkan dini hari Rabu, 22 Mei 2019, beberapa kelompok masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil Pemilu, sedang berhadapan dengan aparat kepolisian, di beberapa titik lokasi, antara lain di depan kantor Bawaslu dan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Terkait situasi tersebut, Rektor Universitas Mpu Tantular (UMT), Dr. Ir. Mangasi Panjaitan, ME mengatakan, KPU telah mengerjakan kewenangannya sesuai Undang-undang.

“KPU telah menetapkan pemenang Pilpres. Suka atau tidak, itu merupakan keputusan KPU sebagai badan resmi Penyelenggara Pemilu yang ditetapkan Undang-undang. KPU juga sebelumnya dipilih DPR, dan mereka bekerja atas dasar Undang-undang yang sah,” ucap Mangasi Panjaitan kepada batakindonesia.com, saat dimintai pendapatnya Selasa malam (21/05/2019) di Jakarta.

Bahkan Rektor yang belakangan ini sedang mengikuti pendidikan Lemhanas R.I itu mengatakan, hendaknya bangsa ini saling jabat tangan usai Pemilu.

“Mari kita saling jabatan tangan, dan mengerahkan energi dan pikiran untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan 17 Agustus 1945. Pesta demokrasi telah usai. Pilih-memilih juga telah selesai. Mari kita kembali bersatu, untuk membangun negeri ini,” tandasnya.

Lebih jauh Mangasi Panjaitan mengatakan, bahwa kemerdekaan itu didapat degan pengorbanan  nyawa jutaan pejuang dari seluruh pelosok tanah air, yang berlangsung ratusan tahun.

“Jangan lupa. Kemerdekaan dan Persatuan Negara Republik Indonesia adalah amanah para pahlawan, para founding fathers untuk dijaga dan dibangun. Bukan untuk dirusak dan dipecah-belah, apalagi oleh nafsu kekuasaan,” bebernya.

Ketua Dewan Pembina DPP Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI) periode 2014-2017 ini berpesan, agar seluruh komponen bangsa mencintai negeri ini dan hidup rukun dan damai.

“Kepada seluruh komponen bangsa yang mencintai negeri ini, saya sampaikan bahwa Tuhan menginginkan kita tetap keluarga dan hidup rukun dan damai, di negara yang indah permai ini. Mari kita berdoa bersama-sama minta kepada Tuhan agar selalu menjaga bangsa ini,” pungkasnya.

Sementara itu diketahui, setelah KPU mengumumkan kemenangan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma’ruf, dengan perolehan angka 85.607.302 atau 55,50%, para saksi dan partai pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi tidak mau menandatangani berita acara, dengan perolehan suara 68.650.239 atau 44,50%.

Bahkan dalam pernyataan resminya pada 21 Mei 2019, menanggapi hasil akhir perhitungan KPU, Prabowo-Sandi secara tegas mengatakan menolak hasil perhitungan KPU tersebut. Alasannya, karena perhitungan KPU dianggap curang, dan karena diumumkan pada waktu yang janggal (sekitar pukul 02.00 WIB).

Sedangkan Jokowi-Ma’ruf mengatakan, akan lebih senang, jika permasalahan yang dianggap paslon 02 itu, segera dibawa ke Mahkamah Konstitusi. Jokowi berharap, setelah perhitungan KPU, agar kembali melanjutkan membangun bangsa dan menatap ke depan. DANS

BACA:  Credo untuk Rakyat Indonesia Pasca Pemilu 2019

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *